Pro?
Belakangan ini kata pro seakan seperti magnet. Bisa menarik suatu hal yang jauh menjadi dekat. Jika kuat, akan menempel bak prangko. Bahkan, dari nominal bisa naik berlipat. Ada tipsnya, bisa ditambahkan di awalan atau akhiran. Seperti: go ***, pro-gramer. Itulah kenapa, mudah sekali ditemui kata pro. Perhatikan juga gawai di penghujung tahun ini, semua berlumba-lomba menggunakan kata pro. Ingin rasanya mencoba menaikan nominal dengan rumus pro. Pro Dimas, atau Dimas Pro? Terbaca 'fales' bukan? Atau bisa saja di anggap berkampanye, padahal iya. Secara bentuk luar tidak jauh berbeda. Tapi jeroannya berbeda, kata 'eyang' putri. Apalagi di tambah dengan unsur X, makin berlipat lagi. X-man, power-X, entah apakah ke depan ada X-man pro? Silahkan di jawab dengan pro-jawab. Mari di buat sederhana saja. Buat saya, yang membedakan pro atau tidak terletak pada tulisan itu sendiri. Dimas saja, atau Dimas Pro. Tulisan ini pro-fesional, bagi yang tidak-pro, ya mboten meno-pro.

Komentar
Posting Komentar