Kepemimpinan Visioner



Saat ini, terjadi perubahan yang sangat cepat. Dalam sebuah organisasi, diperlukan pemimpin yang visioner. Berikut beberapa definisi kepemimpinan visioner dari berbagai sumber.

A. Kepemimpinan visioner menurut Kadir et al (2020) adalah bagaimana seorang pemimpin mencari cara intelektual dalam mengelola masalah dan memberdayakan bawahan untuk mengembangkan dan menerapkan ide-ide baru untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Faktor-faktornya: memberdayakan karyawan; mengelola masalah; menerapkan ide-ide baru; mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

B. Kepemimpinan visioner menurut Anshar (2017) adalah tindakan pemimpin yang dapat mempengaruhi atau mendorong orang lain untuk berkreasi dan mengartikulasikan secara realistis, kredibel dan menarik tentang visi masa depan yang dapat memperbaiki keadaan saat ini. Indikatornya: 1. Menetapkan standar yang unggul dan mencerminkan ide –ide yang tinggi; 2. Memperjelas tujuan dan arah; 3. Menginspirasi semangat dan menjaga komitmen; 4. Memiliki pengucapan yang baik dan mudah dipahami (komunikasi yang efektif); 5. Mencerminkan keunikan berbagai organisasi dan kompetensi; 6. Ambisius.

C. Kepemimpinan visioner menurut Komariah dan Triatna (2016) merupakan kemampuan pemimpin mencipta, merumuskan, mengomunikasikan dan mengimplementasikan pemikiranpemikiran ideal yang berasal dari dirinya atau sebagai hasil interaksi sosial diantara anggota organisasi dan stakeholders yang diyakini sebagai cita-cita organisasi di masa depan yang harus diraih dan diwujudkan melalui komitmen semua personel. Indikatornya: 1. Memiliki integritas pribadi yang tinggi; 2. Semangat untuk pengembangan dan peningkatan kualitas lembaga yang dipimpinnya; 3. Mampu mengembangkan iklim dan budaya organisasi; 4. Memiliki kekuatan manajemen dalam organisasi; 5. Bersikap tegas dan adil dalam mengambil tindakan dan kebijakan kelembagaan.

D. Kepemimpinan visioner menurut Syarif et al (2019) adalah upaya mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan organisasi berdasarkan visi yang telah ditetapkan secara efektif. Indikatornya: 1. Menyusun standar unggul dan mencerminkan gagasan yang tinggi; 2. Memperjelas tujuan dan arah; 3. Membangkitkan semangat dan memelihara komitmen; 4. Memiliki komunikasi yang efektif; 5. Mencerminkan keunikan organisasi; 6. Memiliki kompetensi yang berbeda; 7. Ambisius.

E. Kepemimpinan visioner menurut Joy (2020) didasarkan pada ekspresi yang seimbang dari dimensi spiritual, psikologis, emosional dan fisik. Ini membutuhkan penciptaan kemungkinan baru, memberdayakan hubungan dan tindakan inovatif. Ketika salah satu dimensi ini tidak ada, kepemimpinan tidak dapat mewujudkan visi. Indikatornya: 1. Spiritual; 2. Psikologis; 3. Emosional; 4. Fisik; 5. Memberdayakan; 6. Tindakan inovatif.

F. Kepemimpinan visioner menurut M. Taylor et al (2014) didefinisikan sebagai kemampuan untuk membuat dan mengartikulasikan visi yang jelas yang memberikan makna dan tujuan untuk pekerjaan organisasiIndikatornya: Membuat visi; Mengartikulasikan visi yang jelas; Memberi makna dan tujuan organisasi.

G. Kepemimpinan visioner menurut Mupa (2015) merupakan pemimpin yang menenangkan hati dan pikiran secara karismatik membawa organisasi ke dalam era baru yang sukses. Proses kepemimpinan visioner melibatkan desain masa depan yang diinginkan dan motivasi orang lain dalam organisasi untuk berbagi dan berkomitmen untuk mengambil tanggung jawab pribadi atas pencapaiannyaIndikatornya: 1. Imajinatif, berpengalaman, intuitif dan analisis; 2. Mencari keunggulan; 3. Berorientasi pada tindakan; 4. Pemberdayaan; 5. Menghitung pengambil risiko; 6. Independen; 7. Semangat untuk berprestasi dan gila kerja; 8. Berorientasi pada penghargaan; 9. Optimis; 10. Kuat.

H. Kepemimpinan visioner menurut Isnaini (2020) adalah orang-orang yang tidak dengan mudah menerima atau menolak satu gagasan, tanpa terlebih dahulu mengetahui alasan dan argumen rasional dari ide ituIndikatornya: rasional, terbuka dan menerima gagasan baru.

Referensi:

A. Kadir, A.N.J, Adebayo, T.A, & Olumide, S.A (2020). Visionary Leadership and staff Innovative Behavior in Public Colleges of Education in Kwara State, Nigeria. International Journal of Education, 12 (2), 63-72. dx.doi.org/10.17509/ije.v12i2.18998

B. Anshar, Muhammad. (2017). The Impact of Visionary Leadership, Learning Organization and Innovative Behavior to Performance of Customs and Excise Functional. IJHCM International Journal of Human Capital Managemen, 1(2), 52-60. doi.org/10.21009/IJHCM.01.02.07

C. Komariah, A., dan Triatna, C. (2016). Visionary Leadership: Menuju Sekolah Efektif, Edisi Keenam. Jakarta: Bumi Aksara.

D. Syarif, Suryadi., Herlina, Lina. (2019). Visionary Leadership and The Self Efficacy with Organizational Commitment. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 2(2), 308-327. doi.org/10.22236/jkpuhamka.v2i2.4868

E. Joy, Manu Melwin. (2018). Are you are Visionary Leader? www.pallikkutam.com/blog/are-you-a-visionary-leader

F. M. Taylor, C., J. Cornelius, C., and Colvin, K. (2014), "Visionary leadership and its relationship to organizational effectiveness". Leadership & Organization Development Journal, 35(6), 566-583. doi.org/10.1108/LODJ-10-2012-0130

G. Mupa, Paul. (2015). Visionary Leadership for Management of Innovative Higher Education Institutions: Leadership Trajectories in a Changing Environment. Research on Humanities and Social Sciences, 5(13), 43-51. www.iiste.org/Journals/index.php/RHSS/article/view/24035

H. Isnaini, Lailatul. (2020). Strategi Kepemimpinan Abad 21: Visioner, Kreatif, Inovatif, dan Cerdas Emosi. PRODU: Prokurasi Edukasi Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 162-182. doi.org/10.15548/p-prokurasi.v1i2.1845













Komentar

Postingan Populer