Adele - Easy On Me
Adele kembali meramaikan blantika musik dengan lagu barunya "easy on me". Sebuah lagu yang langsung diterima oleh masyarakat "global", 181 juta penonton dalam satu bulan. Diawali dengan bunyi piano menggunakan progresi akor yang sangat "manis". Semuanya sangat padu. Tanpa dibebani dengan unsur teknis yang kadang "berlebihan" dan sering menjebak musisi. Menggunakan konsep Ludwig Mies van der Rohe, yaitu less is more, sesuai kebutuhan lagu. Esensi seni terdapat pada rasa, apapun ragamnya. Unsur kedua dan seterusnya merupakan pelengkap keindahan seni. Sebagai contoh, apa tujuan anda naik kendaraan roda empat? Untuk menikmati audio-visual, nyamannya kursi, kemacetan, meminimalisir polusi, gaya hidup atau untuk apa? Semuanya benar, tetapi bukan esensi.
Zaman Yunani Kuno, seni/techne berarti teknik, pertukangan, keterampilan. Semua mempunyai ciri tersendiri, dilihat dari sudut materi. Mau jadi tukang atau teknisi? Sisi sebaliknya, apa gagasan anda untuk mengejawantahkan abstraksi yang ada dipikiran. Sesuatu yang liar atau esensi? Secara lirik, easy on me berhubungan dengan sudut materi bertemakan percintaan.
Belakangan ini saya mengamati video dari edukator/gitaris Rick Beato, Phil X, Tim Pierce dll, semuanya enak. Bicara sound gitar, enak. Isian gitar enak juga. Boleh jadi, mereka menemukan formula esensi. Orat-oret sambil dengerin Harmony Road di Albumnya Sting yang baru, The Bridge.
Komentar
Posting Komentar