Bocah

 


Seorang bocah sangat asyik bermain dengan permainannya. Sesekali kuperhatikan dunianya, seru sangat, sungguh. Entah apa yang ada dalam pikirannya, bagaimana cara bocah dapat bertingkah laku sedemikian rupa. Selalu bergembira, dan dengan keusilannya. Argh.. Bau kopi dan molen.

Dunia sudah semakin tua, penghuninya beraneka rupa. Suka ini, itu, anu. Kadang, mudahnya informasi membiaskan makna. Penerimaan satu dan yang lain jauh berbeda. Bagaimana pemrosesan informasi bisa sedemikian berbeda. Nyam.. Molen ini enak sangat.

Dunia bocah sungguh jenaka. Ingin ku masuk ke alam pikirnya. Melihat apa yang dipikirnya, terbayang satu, main, main dan bermain. Kutertawa geli melihat tingkah lakunya. Cara bocah bergurau, berkomunikasi, berimaji, semuanya natural, tanpa akting. Indahnya.

Hujan turun ditempatku. Rintiknya membasahi kamis akhir tahun. Bocah-bocah senang, bukan dengan harinya, mereka senang bisa bermain. Dari sekedar melihat, dilanjutkan bermain hujan. Bahagianya. Berbeda dengan bocah lain. Bocah tua nakal. Apa yang dipikirnya, ku tak tau. Rumit. Ciu Pek Tong memang nakal, terkadang liar. Bocah tua yang mempunyai jurus andalan: tangan kanan melawan tangan kiri. Banyak pendekar tangguh, berpikir ratus kali. Left, right atau kombinasi. Jurus sakti  penuh arti. 

Komentar

Postingan Populer