Bento?
Sudah makan belum nak, tanyaku dalam sebuah dialog imajiner. Terbayang sekotak nasi dalam kemasan bersama lauk pauknya. Dalam bahasa Jepang, di sebut dengan bento. Tentu sebagian pernah merasakannya, tetapi ada juga yang belum. Juga ada yang tidak menemani 'si putih' dalam santapnya.
Siapa yang belum mengenal bento? Adakah yang mau belajar dengannya? Syaratnya mudah, cukup dengan memanggilnya tiga kali. Betul betul betul kata teman kecilku. Betul betul tidak betul ujarnya.

Komentar
Posting Komentar